Selasa, 26 Mei 2015

Jambu Kristal Serenyah dan Selembut Apel



Varietas baru yang diberi nama jambu kristal. Jambu klutuk tanpa biji yang bertekstur renyah dan lembut seperti apel ini mempunyai manfaat untuk perawatan tubuh.

Perawatan jambu kristal sama saja dengan perawatan jambu biji lainnya. Namun tidak boleh terlalu banyak pupuk yang mengandung unsur nitrogen yang biasanya ada pada pupuk kandang dari kotoran ayam.

Jambu kristal ini punya beberapa keunggulan. Daging buahnya renyah dan manis. Selain itu, tidak ada bijinya. Saat dimakan pun rasanya akan mirip-mirip apel atau pir.

Sejauh ini belum ada yang mengolah buah ini menjadi jenis makanan baru. Sementara ini buahnya langsung dikonsumsi. Namun mengonsumsinya memang memiliki banyak manfaat untuk kesehatan.

Bentuk fisik jambu kristal tidak jauh berbeda dengan jambu getas atau biji merah. Namun jambu kristal memiliki lebih banyak serat dibanding jambu lainnya. Warnanya pun lebih kusam. 

Jika Anda belum mengenal buah ini tentu tidak aneh. Sebab jambu biji asal Taiwan ini memang belum menyebar luas di Indonesia, meski ada beberapa tempat, khususnya di Pulau Jawa, yang telah membudidayakan buah-buahan ini. 

Warna buah yang putih juga memberikan sejumlah manfaat kepada orang yang mengonsumsinya. Di antaranya dapat memutihkan kulit, memperlancar pencernaan, dan kaya akan vitamin C. Jambu kristal juga banyak diburu untuk perawatan tubuh.

Jambu kristal rasanya memang manis dan renyah, bentuknya agak gepeng, tidak bulat seperti jambu biji lainnya. Kulitnya yang berwarna hijau muda hingga hijau itu berlapiskan lilin. Dagingnya yang berwarna putih dan jernih, sangat tebal, renyah dan menjadi sedikit lunak sejalan dengan kematangan buah itu. Dengan kata lain rasa jambu ini sungguh nikmat.

Jambu segar yang memiliki banyak kandungan air ini hanya memiliki sedikit biji, kurang dari 3 persen dari buah, namun bobotnya bisa mencapai 900 gram per buahnya. Mantap bukan?
Bila dibandingkan dengan jambu-jambu biji lainnya, jambu kristal ini punya beberapa kelebihan yakni memiliki nutrisi yang luar biasa dengan kandungan vitamin A dan C, asam lemak tak jenuh serta serat pangan, tinggi akan Omega 3 dan 6. Kandungan vitamin C yang terdapat pada buah ini 8 kali lipat lebih banyak dibanding lemon dan 5 kali lipat lebih banyak dibanding jeruk biasa. Juga memiliki kandungan zat gizi seperti zat besi dan potassium. Sehingga buah ini cocok dikonsumsi untuk menjaga kesehatan.

Buah jambu yang diperkenalkan di Indonesia pada tahun 1991 oleh Misi Teknik Taiwan ini juga mengandung berbagai jenis mineral yang sanggup menangkal berbagai jenis penyakit dan menjaga kebugaran tubuh. Bukan hanya buahnya saja, kulit batang dan daunnya yang mengandung zat antibakteri juga dapat menyembuhkan beberapa jenis penyakit di antaranya diare. Manfaat jambu kristal lainnya adalah menurunkan kadar kolesterol serta dapat mencegah dan menyembuhkan penyakit jantung. Buah jambu kristal juga kaya zat non-gizi, seperti Polifenol, komponen Karotenoid, dan serat pangan.

Jambu kristal kini makin populer di Indonesia karena rasanya yang nikmat dan juga banyak manfaat. Para petani pun banyak yang berusaha membudidayakan jambu yang banyak digemari konsumen ini.
Dulu jambu kristal sulit didapat, karena buah ini harus diimpor dari Taiwan.Tetapi sekarang para peneliti, khususnya di Bogor, telah mengembangkan sentra budi daya jambu kristal ini. Bibit jambu ini dijual bebas kepada mereka yang berminat memulai bisnis budi daya jambu kristal ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar