Varietas baru yang diberi nama jambu
kristal. Jambu klutuk tanpa biji yang bertekstur renyah dan lembut seperti
apel ini mempunyai manfaat untuk perawatan tubuh.
Perawatan jambu kristal sama saja dengan perawatan jambu biji
lainnya. Namun tidak boleh terlalu banyak pupuk yang mengandung unsur nitrogen
yang biasanya ada pada pupuk kandang dari kotoran ayam.
Jambu kristal ini punya beberapa keunggulan. Daging buahnya renyah dan
manis. Selain itu, tidak ada bijinya. Saat dimakan pun rasanya akan mirip-mirip
apel atau pir.
Sejauh ini belum ada yang mengolah buah ini menjadi jenis makanan baru.
Sementara ini buahnya langsung dikonsumsi. Namun mengonsumsinya memang memiliki
banyak manfaat untuk kesehatan.
Bentuk fisik jambu kristal tidak jauh berbeda dengan jambu getas
atau biji merah. Namun jambu kristal memiliki lebih banyak serat dibanding
jambu lainnya. Warnanya pun lebih kusam.
Jika Anda belum mengenal buah ini tentu tidak aneh. Sebab jambu biji asal
Taiwan ini memang belum menyebar luas di Indonesia, meski ada beberapa tempat,
khususnya di Pulau Jawa, yang telah membudidayakan buah-buahan ini.
Warna buah yang putih juga memberikan sejumlah manfaat kepada orang yang
mengonsumsinya. Di antaranya dapat memutihkan kulit, memperlancar pencernaan,
dan kaya akan vitamin C. Jambu kristal juga banyak diburu untuk perawatan
tubuh.
Jambu kristal rasanya memang manis dan renyah, bentuknya agak gepeng, tidak
bulat seperti jambu biji lainnya. Kulitnya yang berwarna hijau muda hingga
hijau itu berlapiskan lilin. Dagingnya yang berwarna putih dan jernih, sangat
tebal, renyah dan menjadi sedikit lunak sejalan dengan kematangan buah itu.
Dengan kata lain rasa jambu ini sungguh nikmat.
Jambu segar yang memiliki banyak kandungan air ini hanya memiliki sedikit
biji, kurang dari 3 persen dari buah, namun bobotnya bisa mencapai 900 gram per
buahnya. Mantap bukan?
Bila dibandingkan dengan jambu-jambu biji lainnya, jambu kristal ini punya
beberapa kelebihan yakni memiliki nutrisi yang luar biasa dengan kandungan
vitamin A dan C, asam lemak tak jenuh serta serat pangan, tinggi akan Omega 3
dan 6. Kandungan vitamin C yang terdapat pada buah ini 8 kali lipat lebih
banyak dibanding lemon dan 5 kali lipat lebih banyak dibanding jeruk biasa.
Juga memiliki kandungan zat gizi seperti zat besi dan potassium. Sehingga buah
ini cocok dikonsumsi untuk menjaga kesehatan.
Buah jambu yang diperkenalkan di Indonesia pada tahun 1991 oleh Misi Teknik
Taiwan ini juga mengandung berbagai jenis mineral yang sanggup menangkal
berbagai jenis penyakit dan menjaga kebugaran tubuh. Bukan hanya buahnya saja,
kulit batang dan daunnya yang mengandung zat antibakteri juga dapat
menyembuhkan beberapa jenis penyakit di antaranya diare. Manfaat jambu kristal
lainnya adalah menurunkan kadar kolesterol serta dapat mencegah dan
menyembuhkan penyakit jantung. Buah jambu kristal juga kaya zat non-gizi,
seperti Polifenol, komponen Karotenoid, dan serat pangan.
Jambu kristal kini makin populer di Indonesia karena rasanya yang nikmat dan
juga banyak manfaat. Para petani pun banyak yang berusaha membudidayakan jambu
yang banyak digemari konsumen ini.
Dulu jambu kristal sulit didapat, karena buah ini harus diimpor dari
Taiwan.Tetapi sekarang para peneliti, khususnya di Bogor, telah mengembangkan
sentra budi daya jambu kristal ini. Bibit jambu ini dijual bebas kepada mereka
yang berminat memulai bisnis budi daya jambu kristal ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar