Spesies baru dari Genus Durio yaitu Durio Macrantha (D. Macranthus
Red) berbatang kecil dan pendek, hasil persilangan okulasi antara durian
unggul Fi, yang berbuah super yaitu besar, lezat dan lebat, sebagai
batang atas dengan batang bawah Landung. Landung merupakan tanaman hutan
yang banyak ditemui di hutan kalimantan, sejenis durian yang
berkarakter perkasa yang kuat dan panjang menjulur hingga 100 m
menghujam perut bumi dan berusia panjang.
Persilangan
dua jenis tanaman ini menghasilkan spesies baru (1/2 durian & 1/2
landung) dan telah terbukti menghasilkan durian super dengan karakter
sebagai berikut :
- Perakaran kuat dan tahan cuaca, sehingga bisa tumbuh dan berbuah di dataran rendah maupun tinggi.
- Dapat berbuah di usia antara 3 - 4 tahun
- Tak kenal musim dan terus berbuah (setahun 2 kali musim).
- Buahnya lebat dan besar.
- Buahnya berdaging tebal, warna mentega, tekstur pulen dan tidak lengket.
- Rasa manis, pahit dan gurih.
- Berbiji kecil dan kempes.
Melalui teknik Propagasi Klonal yaitu teknik cloning yang di
kembangkan para peneliti dari Cornell University di Amerika yang bekerja
sama dengan Musseri Besar, dilakukan oleh Mr. Pletus (Belanda) dan
asistenya Bambang Sutejo (Banyuwangi) dalam usahanya untuk
memperoleh jenis tanaman yang perakarannya tumbuh cepat dan kuat,
berkembang baik meskipun lokasi tumbuhnya sulit. Teknik ini dibarengi
dengan penyilangan antar jenis pohon sehingga menghasilkan tanaman yang
berkarakter :
- Tahan terhadap iklim.
- Tahan panas.
- Tahan kering.
- Tahan kekurangan oksigen tanah.
- Toleran terhadap kadar garam.
- Toleran terhadap pH tanah tinggi.
Sumber : Durian Master
Tidak ada komentar:
Posting Komentar